APakah ada yang sudah menonton film ini???*acungkan tanganmu*
OK..
Begini dia ceritanya…
Seorang ibu (Go eun) yang telah ditinggal pergi suaminya (baca : meninggal dunia), harus berusaha untuk membesarkan anaknya yang bernama so ra, dan bekerja sebagai perancang wedding dress. Suatu hari, ia mengetahui bahwa dirinya menderita sebuah penyakit yang amat mematikan yaitu kanker. Namun, karena tidak ingin membuat so ra sedih, sang ibu merahasiakannya.
So ra sendiri adalah seorang anak yang penyendiri dan jarang bergaul. So ra mengikuti les balet di sebuah tempat kursus, Padahal So ra sendiri kurang menyukai balet. Namun Di tempat ini pula ia bertemu dengan seorang pria yang menjadi temannya, (kalau saya menyebutnya teman dewasa). Sebenarnya so ra bukanlah seorang anak yang tidak bisa bergaul dengan teman-temannya, hal ini terjadi karena ada sebuah peristiwa yang menyebabkan ia bertengkar dengan seorang temannya.
So ra merasa aneh dengan kebiasaan ibunya yang sering muntah-muntah tidak karuan.*ups jangan di kira yang enggak-enggak ya..hahahha*.
Hingga akhirnya ia mengetahui bahwa ibunya sedang sakit keras yaitu kanker. Namun So ra Malah bersikap seolah-olah ia tak tahu bahwa ibunya sedang sakit keras, walaupun sebenarnya hati sangat perih dan sedih sekali mengetahui kabar penyakit ibunya itu. So ra pun akhirnya berusaha untuk menyenangkan sang ibu dengan berbaikan kepada teman-temannya, dan mengikuti les balet sebagaimana yang diinginkan oleh ibunya. Dan kemudian ia juga meminta tolong pada teman dewasa itu agar berbicara dengan guru baletnya, sehingga ia diperbolehkan ikut tampil dalam lomba balet yang akan di hadiri oleh ibunya. Ibunya pun menjadi sangat senang. Setelah Penampilan selesai, So ra kembali mengunjungi ibunya di Rumah Sakit dan tidur bersama dengan ibunya pada malam itu. Ibunya memeluk So ra dengan sangat hangat, sembari mendengarkan acara di radio, tak diduga, muncul sebuah pesan yang dibacakan oleh penyiar radio untuk ibunya So ra. inilah sebuah kejutan kasih sayang terakhir yang bisa dikenang ataupun diberikan So ra ke ibunya. Karena Keesokan paginya Ibunya sudah Tiada. *Hiks..Hikss..Hikss..*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Rajin-rajinlah Berkomentar